Ia juga menyampaikan, Pemko Batam telah menginisiasi berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat sektor UMKM di Kota Batam.

“Salah satunya adalah pelaksanaan pelatihan dan pendampingan bagi pemilik usaha UMKM agar memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mengelola usahanya,” ucapnya.

Lewat kebijakan-kebijakan progresif yang diterapkan Pemko Batam, Wakil Walikota Batam ini berharap dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang.

“Dengan pertumbuhan UMKM yang kuat, diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap pendapatan daerah serta mengurangi disparitas ekonomi antara wilayah di Kota Batam. Kami percaya bahwa UMKM kita memiliki potensi yang besar untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, upaya pemberdayaan UMKM juga dilakukan melalui fasilitasi akses pembiayaan, penyediaan infrastruktur yang mendukung, dan promosi produk UMKM secara luas.

Terakhir, menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) pada 27 November 2024, Amsakar berpesan agar masyarakat menjaga kondusifitas Kota Batam dan tidak perlu mencari kesalahan ataupun kejelekan dari pasangan calon (Paslon) manapun.

“Mari kita jaga kondusifitas Kota Batam dalam menghadapi Pemilukada 2024 ini. Jangan suka mencari-cari kesalahan atau kesalahan dari Paslon manapun. Politik ini terjadi 1 kali dalam 5 tahun, namun silahturahmi itu sifatnya berkesinambungan,” pesannya mengakhiri./Red.