PWMOI menilai Prabowo baperan. Padahal wajar jika wartawan mengkritik berbagai kebijakan yang tidak pro rakyat. Selain itu wartawan (Pers) merupakan salah satu pilar demokrasi yang wajib mengawal berbagai kebijakan secara kritis, independen dan konstruktif
Jusuf Rizal yang juga Relawan Prabowo itu menilai seharusnya Prabowo tidak alergi dan anti kritik terhadap berbagai kebijakan yang dilakukan wartawan, pengamat dan LSM. Sudah resiko pejabat publik, termasuk Presiden memperoleh kritikan jika dinilai ada kebijakan yang kurang tepat. Tentu ada pro dan kontra.
Faktanya lanjut Jusuf Rizal penggiat anti korupsi salah satu tokoh terkemuka Madura, akibat kritikan wartawan, pengamat dan LSM, program MBG (Makan Bergizi Gratis) banyak penyelewengan. Begitu juga Agrinas maupun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Prabowo sebagai Presiden harus belajar lebih banyak mendengar, ketimbang selalu memberi statemen baru yang buat gaduh. Fokus saja berantas korupsi. Bersihkan lingkaran kekuasaan dari abuse of power, untuk meyakinkan rakyat jika Presiden Prabowo sungguh-sungguh berantas korupsi,” ujar Jusuf Rizal, pria trah Raja Sumenep, Arya Wiraraja, Ketum Ormas Madas Nusantara itu./Red.

