General Cargo Batu Ampar Lampaui Target
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi atas capaian unit bisnis kepelabuhanan yang dinilai mencerminkan penguatan tata kelola dan optimalisasi aset.

Selain general cargo Batu Ampar yang telah mencapai 102 persen dari target tahunan, realisasi peti kemas tercatat 542.927 TEUs, atau sekitar 72 persen dari target 750.000 TEUs.

“Kinerja positif yang melampaui 100 persen pada komoditas general cargo di Batu Ampar serta realisasi peti kemas yang on track membuktikan efektivitas transformasi tata kelola bisnis di lingkungan pengusahaan,” ujar Denny.

Menurutnya, melalui penguatan Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, BP Batam memastikan aset kepelabuhanan dioptimalkan secara komersial dengan standar tata kelola yang transparan dan profesional.

Penerimaan Pelabuhan Capai Rp303,14 Miliar
Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menjelaskan penerimaan sektor kepelabuhanan hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp303,14 miliar.

Realisasi tersebut setara 61,85 persen dari target tahunan sebesar Rp490,15 miliar.

Dari sisi arus barang, volume peti kemas mencapai 542.927 TEUs, tumbuh 8,2 persen secara tahunan dan merealisasikan 72 persen dari target.

Sementara total bongkar muat general cargo mencapai 8.174.446 ton, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Benny menyebut Terminal Umum Batu Ampar menjadi salah satu titik dengan capaian signifikan.

“Capaian istimewa diraih Terminal Umum Batu Ampar yang telah melampaui target tahunan dengan realisasi 1.376.034 ton atau mencapai 102 persen, sedangkan Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan realisasi 2.792.750 ton atau 80 persen dari target,” jelas Benny.

Dengan capaian tersebut, BP Batam akan melanjutkan penguatan sektor kepelabuhanan melalui peningkatan kapasitas layanan, optimalisasi aset, modernisasi fasilitas, serta penguatan kolaborasi antarlembaga.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Pelabuhan Batam sekaligus mendukung aktivitas perdagangan, logistik, dan pertumbuhan ekonomi kawasan./Red.