Lalu, setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil yang dikemudikan para pelaku tidak memberikan celah kepada korban untuk memotong jalan. Kemudian, saat korban hendak mengambil arah sebelah kanan, para pelaku tiba-tiba berbelok ke arah kanan tanpa menghidupkan lampu pertanda. Alhasil, korban yang saat itu hendak melaju, menabrak mobil para pelaku hingga lecet.
“Korban tidak bisa mengerem dan korban menabrak body mobil tersebut, sehingga ada lecet sedikit,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, para pelaku pun turun dari dalam mobil dan langsung menuduh korban membawa narkoba. Bahkan, para pelaku juga menggeledah badan korban. Saat itu, para pelaku mengaku sebagai anggota polisi.
“Para pelaku meminta pertanggungjawaban korban atas mobil lecet tadi, sehingga korban cekcok mulut dan terlapor menyuruh korban menghubungi keluarga korban, namun pada saat itu tidak bisa. Lalu, pelaku ini mengatakan siapa rupanya yang kau anggarkan, kami anggota semua ini. Dari tiga orang ini dengan kata-kata mengancam nanti ku dor dan segala macam, sehingga terlapor yang tiga orang ini langsung membentak korban dan akan dibawa ke Polsek Sunggal,” kata Teddy.
Korban pun merasa ketakutan. Setelah itu, pelaku memiting korban dan menaikkan korban ke atas sepeda motornya.
Namun, saat itu, korban memberontak, sehingga salah satu pelaku menjambak rambut korban dan mengancam akan membawanya ke Polsek Sunggal. Beruntung saat itu, seorang juru parkir dan sejumlah warga datang dan menggagalkan aksi para pelaku /Red.

