“Atas nama pribadi dan keluarga, kami ucapkan selamat ulang tahun ke-61 buat Pak Lik Khai. Semoga usia yang dilalui, usia yang sedang dijalankan, dan usia yang akan datang selalu menjadi berkah dan bapak dapat terus memberikan manfaat bagi keluarga, bangsa dan negara,” pembuka dari Amsakar.
Amsakar kemudian mengulas runtutan alasan dibalik majunya ia bersama Li Claudia Chandra pada perhelatan Pilwako Batam 2024.
“Amsakar dan Li Claudia maju karena melihat ada persoalan yang mesti dibereskan. Saya akui, sebagai bagian dari pemerintah hari ini, konsen kami adalah di infrastruktur,” kata dia.
Padahal sebenarnya, jelas Wakil Wali Kota Batam 2 periode ini, mau lihat hebat atau tidak hebatnya suatu bangsa, tidak melulu hanya melihat dari sisi infrastruktur.
“Ada Human Development Indeks (HDI) ada sejumlah indikatornya, diantaranya adalah pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Jadi, membangun hal yang benar adalah apabila ketiga hal tersebut juga dilakukan. Atas hal itulah, Amsakar-Li Claudia maju untuk membereskan hal tersebut,” ungkap dia.
Kemudian Amsakar menjawab persoalan yang diungkapkan oleh Lik Khai sebelumnya.
“Untuk SNI, perlu diketahui oleh bapak ibu sekalian. Setiap produk yang diperjualbelikan di Indonesia harus memenuhi standar yang telah ditentukan, yakni SNI. Tentu itu merupakan hal yang mutlak dipenuhi. Jika memang produk yang diperjualbelikan sudah memenuhi SNI, tapi masih kerap dilakukan razia, tentu ini menjadi pertanyaan bagi kita semua. Nanti kita coba urai masalah ini ke depan,” jawab Amsakar.
Untuk persoalan lahan pemakaman, tambah Amsakar, ia menyebut hal itu saat ini bukan menjadi ranahnya.
“Karena kewenangan itu ada di ex officio kepala BP Batam. Makanya kita berharap ke depannya, jabatan Walikota dan Kepala BP Batam dapat menyatu seperti saat ini agar kita dapat menyelesaikan persoalan pemakaman tersebut. Perlu bapak ibu ketahui juga, persoalan pemakaman ini juga dialami oleh umat Islam,” katanya lagi.
Momen perayaan hari jadi ini kemudian semakin semarak dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Lik Khai didampingi oleh keluarga besarnya dan Amsakar Achmad. Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Lik Khai./Red.

