Empati merupakan salah satu karakteristik utama yang sering disorot dalam gaya kepemimpinan Yerison.

“Memahami dan merespons perasaan dan perspektif orang lain membuat kita lebih manusiawi dan bisa membangun hubungan yang lebih dalam dan bermakna,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan, Yerison tidak takut untuk mengambil risiko dan membuat keputusan sulit.

“Keberanian untuk mengambil langkah besar sangat penting. Terkadang kita harus membuat keputusan yang tidak populer demi kebaikan jangka panjang,” tambahnya.

Kepemimpinan transformasional yang diusung Yerison telah menginspirasi banyak orang di Papua Tengah. Ia mampu menggerakkan dan memotivasi komunitasnya untuk mencapai tujuan bersama, menciptakan perubahan positif yang nyata.

Sebagai seorang pemimpin muda, Yerison Tebai terus membuktikan bahwa kepemimpinan yang berintegritas, visioner, dan empatik dapat membawa perubahan yang signifikan.

“Saya percaya bahwa dengan bekerja bersama, kita bisa membawa Papua Tengah ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan dedikasi dan semangatnya, Yerison Tebai telah menjadi contoh teladan bagi generasi muda di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia./TSM.