Nilai realisasi investasi tumbuh positif dengan capaian Rp6,931 triliun dengan rincian pada Triwulan III 2024 PMA mencapai Rp4,510 T, sementara PMDN sebesar Rp2,421 T.

Tak hanya itu, Batam lebih istimewa karena satu-satunya kota yang memiliki 3 KEK yaitu KEK Batam Aero Technic, KEK Nongsa yang menjadi pusat data center, IT serta ekonomi digital dan KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam yang akan menjadi pusat layanan kesehatan internasional yang bekerjasama dengan RS Internasional Apollo India.

Pengembangan ekonomi Batam sangat ditopang dengan investasi dalam negeri dan asing. Sehingga dengan hadirnya pemimpin baru, Menko berharap investasi dapat meningkat lebih progresif.

Sebagai informasi, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga PP No 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam telah mengamanatkan perubahan organisasi BP Batam.

Ditetapkan di Jakarta pada 22 Januari 2025, PP ini menetapkan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dijabat ex-officio oleh Walikota Batam dan Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dijabat ex-officio oleh Wakil Walikota Batam.

Di akhir sambutan, Menko Airlangga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Rudi dan Bapak Purwiyanto atas dedikasi dan upayanya dalam memajukan Batam.

“Berbagai infrastruktur telah dibangun, termasuk jalan, fly over, pelabuhan, bandara Hang Nadim, serta kawasan industri. Semoga segala upaya yang telah dilakukan menjadi amal ibadah, dan kami mendoakan agar keduanya tetap sehat dan sukses,” ungkap Menko Airlangga.

Dengan demikian saat ini BP Batam resmi telah memiliki pimpinan baru, Amsakar Achmad sebagai Kepala BP Batam, dan Ibu Li Claudia sebagai Wakil Kepala BP Batam.

“Kami harapkan akan dapat membawa Batam lebih baik dan maju yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi tidak hanya di Kepulauan Riau tetapi juga nasional. Dan tentu membawa investasi Batam dua kali lebih banyak,” pungkas Menko Airlangga.

Sementara itu, Amsakar mengajak seluruh pemangku kepentingan di Batam, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat, untuk bersama-sama memberikan masukan dan saran demi mendorong pertumbuhan investasi di Batam. Ia mengatakan agar seluruh jajaran BP Batam dapat tetap kompak dalam melaksanakan tugas secara maksimal untuk meningkatkan investasi kota Batam.

“Kami diberi amanah untuk bekerja bersama BP Batam, dan kita semua harus bersama-sama berkontribusi untuk mendorong Batam menjadi kota yang lebih maju dan berkembang. Saya mengajak keluarga besar BP Batam, untuk tetap solid, kompak, bersatu, untuk membuat lompatan-lompatan baru ke depan agar kita bisa maksimal melaksanakan kewenangan yang diberikan kepada kita. Ayo bersama bergerak untuk investasi dan perekonomian yang lebih baik,” ucap Amsakar.

Tampak hadir Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu, Menteri Keuangan (yang diwakili oleh Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Perbendaharaan), Kepala BP Batam sebelumnya H. Muhammad Rudi, Wakil Kepala BP Batam sebelumnya Purwiyanto, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan./Red.