Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepulauan Riau (Kepri), mengunjungi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Credible College yang berlokasi di Ruko Bukit Sentosa Blok C No. 09-10 Kec. Sei Beduk Kota Batam, pada Kamis (30/04) pagi.
Kedatangan Disnakertrans Kepri yang diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Suryadi sekaligus untuk pelepasan 25 orang peserta magang ke Jepang. Ia terlebih dahulu meminta maaf kepada pihak Credible College yang mana Kepala Disnakertrans Kepri, Dr. H. Diky Wijaya tidak bisa langsung menghadiri pelepasan ini.
“Saya mewakili Pak Kadis meminta maaf karena tidak bisa langsung hadir dalam kegiatan ini. Karena Pak Kadis mendadak ke Jakarta pagi ini. Jadi hari ini saya senang sekali, dapat undangan dari Credible College untuk menghadiri acara pelepasan 25 peserta magang ke Jepang,” ucapnyanya, saat diwawancarai pada Kamis (30/04) pagi.
Suryadi juga menjelaskan bahwa LPK Credible College sudah memiliki izin SO untuk pengiriman pemagangan kerja ke Jepang.
“Saya ke sini melihat bagaimana cara pelaksanaan proses pelepasannya, kemudian kendala-kendala yang dialami oleh siswa, kemudian mereka itu sudah berhasil mendapatkan beberapa pekerjaan beberapa interview yang ada di Jepang,” kata dia.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya telah memastikan langsung terkait persiapan peserta magang untuk keberangkatan ke Jepang. Ia memastikan dengan baik, bagaimana proses pelaksanaannya.
“Harapan kita mereka dapat bekerja di sana dengan baik dan menjaga nama baik keluarga, LPK, kemudian nama daerah kita di Batam maupun Provinsi Kepulauan Riau,” harapnya.
Di tempat sama, Founder LPK Credible College, Deni Eka Putri mengatakan bahwa setiap peserta magang akan mengikuti pelatihan belajar bahasa Jepang selama 6 bulan terlebih dahulu. Menurutnya, secara proses pembelajaran, mereka akan belajar selama 6 bulan. Setelah itu, mereka akan mengikuti interview dengan perusahaan berdasarkan job order.
“Setiap anak ditawarkan job order yang ada. Saat ini, job order yang ada di Credible College di bidang konstruksi, milling bubut, manufaktur makanan, perikanan, dll,” kata Deni.
Deni juga menerangkan bahwa keberangkatan peserta magang itu tergantung dari kepintaran pesertanya sendiri.
“Sebetulnya, secara proses di LPK kita, tergantung juga kepintaran anak. Terkadang tidak sampai dalam waktu 6 bulan, mereka sudah bisa di berangkatkan karena telah lulus interview dan menerima COE (Certificate of Eligibility),” pungkasnya./Red.

