“Oleh karena itu, saya menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, netral, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh panitia dan pihak terkait menjaga integritas agar seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upacara berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota Batam kepada perwakilan calon anggota Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian seleksi.

Berdasarkan data panitia, jumlah pendaftar seleksi Paskibraka tahun ini mencapai 712 peserta. Dari jumlah tersebut, 560 peserta dinyatakan lolos verifikasi awal. Selanjutnya, 205 peserta lolos verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan tahap awal.

Sebanyak 205 peserta tersebut melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, meliputi wawancara wawasan kebangsaan serta tes yang melibatkan mitra dari instansi penegak hukum.

Melalui proses seleksi yang ketat dan berintegritas ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki nasionalisme, karakter Pancasila, serta wawasan kebangsaan yang kuat./Red.