PT. Bertuah Samudera Abadi (BSA) memiliki usaha sejenis tambak udang yang terindikasi beroperasi secara ilegal hingga sekarang. Selasa (07/04).
Berdasarkan informasi yang didapatkan, tambak udang itu berdiri di atas kawasan hutan. Usaha ini disebut dikelola oleh PT BSA dengan omset mencapai miliaran itu berada persis di lereng bukit di atas permukaan laut, tepatnya di Dapur 3 Galang, Kota Batam.
Menurut masyarakat Desa Air Naga setempat, awal keberadaan usaha tambak udang itu milik seorang pria berinisial ALX sempat terjadi penolakan oleh masyarakat setempat khususnya para nelayan tradisional. Hal tersebut juga bisa membahayakan, karena setiap usaha tembak udang tentu memiliki limbah dari fases, bangkai dan sisa yang mengandung kimia.
“Tentu, ini akan merusak ekosistem laut, serta dampaknya nanti kepada warga nelayan setempat. Apalagi mereka tidak memiliki IPAL yang standar. Belum lagi usaha mereka tepat diatas permukaan laut,” kata salah satu warga.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, usaha tambak udang itu diduga belum mengantongi legalitas dan perizinan seperti Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut dan darat, dokumen lingkungan AMDAL, UKL/UPL, dokumen IPAL serta sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 10 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.
Kemudian, sejumlah pelanggaran tentu akan berdampak penghentian hingga penyegelan lokasi seperti yang terjadi pada tahun 2023 silam di kawasan Rempang Galang, Batam Kepulauan Riau. Saat itu, Dimana Kementerian Kelautan dan Perikanan segel 2 lokasi tambak udang milik PT. DMMP dan PT. TJSU.
Selain itu, para pelaku usaha tambak udang yang tidak mengantongi dokumen CCIB juga tidak menerapkan kaidah CCIB yang telah ditentukan. Selanjutnya, usaha yang diajukan dalam sistem OSS adalah Mikro, namun fakta di lapangan, usaha tambak itu dapat beromzet miliaran. Ini sangat luar biasa. Apakah ini tidak merugikan negara ?
Hingga berita ini diterbitkan, tim media ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola dan pihak-pihak terkait masalah keberadaan tambak udang yang diduga milik PT. Bertuah Samudera Abadi.
Bersambung…
Editor : Red.

