“Rasulullah SAW selalu mengedepankan dialog dan komunikasi dalam menyelesaikan masalah. Ini adalah pelajaran penting yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Amsakar.
Ia juga menekankan bahwa dalam konteks pembangunan Batam, silaturahmi memiliki peran penting sebagai perekat sosial. Hubungan yang harmonis antarwarga, menurut Amsakar, akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.
“Batam ini dibangun dengan partisipasi semua lapisan masyarakat. Jika silaturahmi tetap terjaga, kebersamaan ini akan menjadi modal utama kita dalam membangun Batam yang lebih maju,” ungkapnya.
Amsakar mengapresiasi kekompakan warga Baloi Indah yang hadir dalam acara tersebut dan berharap agar kebersamaan ini terus terjaga.
“Saya bangga melihat kebersamaan warga di sini. Semoga Baloi Indah menjadi pemukiman yang diberkahi, dan Batam terus menjadi kota yang damai dan maju,” ucapnya.
Selain itu, Amsakar juga mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai pribadi yang dapat dipercaya (Al-Amin) dan suri teladan yang baik (uswatun hasanah). Ia berharap ajaran-ajaran Rasulullah dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kepemimpinan, tanggung jawab, dan kebaikan kepada sesama.
“Mudah-mudahan peringatan Maulid Nabi ini membawa kita untuk lebih mendalami ajaran Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlaknya dalam segala aspek kehidupan,” tutupnya./Red.

