TERBAIKNEWS.com | Tragedi Natal berdarah di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat menewaskan seorang anggota TNI, Kopda Hendrianto.
Saat bertugas di Jalan Kampung Bousha, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kopda Hendrianto dan tim yang berdinas di Yonif 133/YS Satgas Pamtas Pos Bousha diberondong peluru oleh KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata).
Selain menewaskan Kopda Hendrianto, KKB menyebabkan anggota TNI lainnya, Pratu Frengky Gulo kritis.
Menurut laporan, Kopda Hendrianto tewas setelah kepalanya ditembus peluru dari senjata KKB di momen Natal.
Sementara itu, Pratu Frengky Gulo menderita luka tembak di bagian perut.
Pascakejadian, Pratu Frengky Gulo dilarikan ke Rumah Sakit Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.
Kepala Penerangan Kodam XVIII Kasuari, Kolonel Inf Syawaluddin Abuhasan dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Kapendam mengatakan insiden itu menyebabkan seorang prajurit TNI gugur dan seorang lainya luka.
“Iya benar satu prajurit gugur sedangkan yang satu lagi masih di rawat di rumah sakit,” jelasnya
Kapendam mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok yang melakukan penyerangan Pos Pantas TNI.
Penembakan terjadi pada Senin pukul 14.00 Wit di Kampung Bousha, sebanyak 10 kali tembakan dari arah depan Pos Satgas Pamtas.
Pascapenembakan, kedua korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Kumurkek Kabupaten Maybrat.
Sumber: tribun.com
(Red)

