Puncak acara kegiatan ini pun dimeriahkan dengan BBPPMPV BMTI Awards. BMTI Awards diberikan kepada para mitra BBPPMPV BMTI yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan semua program-program yang telah dicanangkan dan dilaksanakan di BBPPMPV BMTI.
Menurut Supriyono, BBPPMPV BMTI memandang penting untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi dengan baik di sepanjang tahun 2023.
“BMTI Awards diberikan dalam beberapa kategori, yaitu Kategori Apresiasi bagi SMK, Kategori Apresiasi bagi Industri, dan Kategori Apresiasi bagi Program Keahlian,” terang Supriyono.
Salah satu industri yang berkontribusi besar terhadap pelatihan guru vokasi ialah PT Pindad, Bandung. PT Pindad berhasil meraih peringkat 1 sebagai industri dengan kontribusi terbanyak pada Program Pemagangan Pelatihan Guru dan Kepala Sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Senior Officer Pengelola Pembelajaran dan Sertifikasi PT Pindad, Muhammad Zulfikar, menyampaikan bahwa industri yang bergerak di manufaktur tersebut pun telah bekerja sama dengan BMTI sejak tahun 2019.
“Kami membantu dalam pelaksanaan pemagangan dan pelatihan guru serta kepala sekolah untuk bidang teknik logistik, pengelasan, kelistrikan, dan pemesinan,” ungkap Zulfikar.
Di sisi lain, SMKN 1 Cimahi pun sukses meraih penghargaan sebagai SMK Pelaksana Cyber Vokasi Terbaik. Agus Priyatmono Nugroho selaku Kepala SMKN 1 Cimahi menjelaskan bahwa SMK yang dipercaya melaksanakan pelatihan cyber vokasi selama 2023.
“Pelatihan yang dilaksanakan di SMKN 1 Cimahi yaitu tentang internet of things (IoT) dengan berdampak pada puluhan guru dengan pembuatan alat pengendali secara otomatis,” ungkap Agus.
Selain dua kategori tersebut, BMTI pun memberikan penghargaan tambahan kepada industri dan SMK lainnya.
Sumber: kemdikbud
(Red)

