Proses pemantulan gambar di dalam lensa Vision Pro ini lantas memungkinkan gambar tersebut bisa dilihat secara tiga dimensi (3D), dan semua hal yang dilihat pengguna lewat kacamata AR/VR tersebut bisa terlihat nyata.

Banyak baut, braket, dan konektor

Setelah kaca dan lensa-lensa dicopot, proses pembongkaran Vision Pro tampaknya semakin kompleks. Pasalnya, iFixit menilai bahwa perangkat ini dibekali dengan banyak baut, wadah komponen alias braket, dan konektor.

Selain itu, pengguna juga memerlukan heat gun untuk mencairkan lem yang merekatkan sejumlah komponen, sebelum bisa mencongkel komponen tersebut keluar dari braket atau wadahnya.

Sesudah mencopot baut dan mencongkel sejumlah braket, barulah iFixit menemukan sejumlah komponen utama yang ada di Vision Pro, meliputi kamera, sensor, papan inti alias logic board, mesin penggerak (motor) yang berhubungan dengan lensa, dan lain sebagainya.

Biasanya, iFixit memberikan skor tingkat kemudahan perbaikan suatu perangkat yang mereka bongkar. Namun dalam video ini, mereka tidak memberikan informasi tersebut, lantaran mereka menilai proses pembongkaran ini memerlukan waktu yang cukup lama. Bahkan, iFixit berencana untuk merilis video kedua yang berkaitan dengan proses pembongkaran ini.

“Vision Pro adalah perangkat Apple yang memiliki komponen cukup kompleks dan sulit dibongkar, saking sulitnya kami membutuhkan dua video untuk membahas pembongkaran perangkat ini,” ujar iFixit.

Sumber: kompas.com

(Red)