Kepala SD Negeri 004 Belakang Padang, Nur Aini, selaku tuan rumah juga menyampaikan apresiasinya. Ia menyebut, pihaknya mendukung kegiatan ini.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini, apalagi sekaligus sebagai ajang seleksi menuju Porseni tingkat Kota Batam. Harapannya, dari sini lahir generasi juara yang mampu membawa nama baik Belakang Padang,” katanya.
Sebanyak sembilan sekolah dasar di Kecamatan Belakang Padang ambil bagian dalam kegiatan ini. Masing-masing sekolah mengutus tiga siswa untuk lomba cerdas cermat dan satu siswa untuk lomba azan.
Daftar sekolah peserta :
- SDN 001 Belakang Padang
- SDN 016 Belakang Padang
- SDN 008 Belakang Padang
- SDN 004 Belakang Padang
- SDN 002 Belakang Padang
- SDN 003 Belakang Padang
- SDN 005 Belakang Padang
- SDN 009 Belakang Padang
- SDN 006 Belakang Padang
Suasana lomba berlangsung penuh antusias. Sorak dukungan dari teman-teman dan guru membuat peserta semakin bersemangat. Pada lomba cerdas cermat, para siswa adu cepat dan tepat menjawab soal-soal seputar pengetahuan agama Islam. Sementara pada lomba azan, lantunan suara merdu peserta menggema, menciptakan suasana religius yang menggetarkan hati para hadirin.
Pentas PAI Tingkat Kecamatan Belakang Padang ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah silaturahmi antar sekolah, guru, dan orang tua. Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai keagamaan, memperkuat karakter, serta membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak mulia.
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, Belakang Padang optimis dapat melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai anak bangsa yang religius dan berakhlak.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Belakang Padang Abdul Hanafi, SE yang diwakili Kasi Pemerintahan Anwar Hasan, SE., M.M, Pimpinan Kedai BRK Syariah Belakang Padang Tony Aprianda, Kepala KUA Belakang Padang atau perwakilan, Pengawas SD Kecamatan Belakang Padang Zul Harnudin, S.Pd, Lurah Sekanak Raya atau perwakilan, serta Lurah Tanjung Sari atau perwakilan.
Hadirnya para pejabat, tokoh masyarakat, dan pimpinan lembaga pendidikan ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap penguatan pendidikan agama Islam di tingkat dasar bukanlah hal yang sepele, melainkan pondasi penting untuk mencetak generasi penerus bangsa./Red.

