”Selamat kepada pedagang yang menerima bantuan gerobak ini, Semoga semakin dapat meningkatkan usahanya dan yang paling penting dijaga dengan baik,” tegas Ansar

Diakhir sambutannya, Ansar meminta pedagang untuk terus mendukung pemerintah baik kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepri dalam upaya membangun kota Tanjungpinang lebih baik dan indah lagi.

Sementara itu Penjabat Walikota Tanjungpinang, Hasan, dalam sambutannya menyampaikan 79 pedagang yang diberikan bantuan gerobak kali ini telah masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kota Tanjungpinang.

“Berdasarkan data setelah diinventarisasi jumlah pedagang yang membutuhkan gerobak jualan di Tanjungpinang berjumlah 216 pedagang. Namun dari 216 ini akan kita kita lakukan verifikasi ulang karena kita tidak mau bantuan ini tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Kepada pemerintah Pusat, Penjabat Walikota juga menyampikan terimakasih karena melalui dana insentif daerah sebesar Rp17,5 Miliar bisa dipergunakan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk berbagai kegiatan diantaranya kegiatan padat karya, program stunting, penyelengaraan pasar murah di Tanjunpinang serta peningkatan perekonomian UMKM melalui pemberian bantuan gerobak jualan.

“Total dana untuk 79 Gerobak ini adalah Rp711 juta yang pengadaannya melalui dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang. Yang belum dapat mohon bersabar karena di tahun 2024 nanti akan kita siapkan lagi 80 gerobak khusus container. Untuk penerima agar dijaga dengan baik pemberian ini, jangan diperjual belikan karena kalau ketahuan akan ditindak secara hukum. Semoga bantuan ini dapat menggerakan ekonomi para pedagang menjadi lebih baik,” tutupnya.

Turut hadir Tim Percepatan Pembangunan Syarafuddin Aluan dan Suyono, Pejabat Fungsional Utama Lamidi, Kapolresta Tanjungpinang Heri Bertus Ompusunggu, Perwakilan FKPD Kota Tanjungpinang, OPD Pemprov Kepri, OPD Kota Tanjungpiang serta Pedagang Kaki Lima Se-Kota Tanjungpinang.

(Red)