“Ini tantangan serius bagi industri pers media online. Harus ada upaya melawan para koruptor yang membayar para hacker guna melumpuhkan media. Cara yang dilakukan hacker itu merupakan kriminal cyber yang perlu dilacak untuk diproses hukum,” tegas Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo Subianto itu.
Website www.liranews.com, misalnya per jam bisa diserang hacker 10 juta per jam. Namun Tim IT terus bertahan tidak mau melakukan Takedown terhadap berita yang sensitif. Mereka terus melakukan serangan hampir dari semua negara.
Sebelumnya, Liranews diserang karena memuat Judi Online di Kamboja yang diduga melibatkan politikus partai politik. Dugaan korupsi di Telkom, Telkom, Masalah Aqua maupun dugaan keterlibatan pengusaha rokok Madura Haji Her dalam kasus suap di Bea Cukai.
“Sebagaimana UU Pers 40 tahun 1999 bagi masyarakat yang keberatan atas pemuatan berita diberikan hak jawab untuk dimuat. Namun pihak yang termuat seringkali tidak berkenan memberikan hak jawab. Maunya di takdown dan mau membayar biaya takedown,” tegas Jusuf Rizal, Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia)./Red.

