“Bekerja sungguh-sungguh hasilnya akan terlihat. Sejarah hanya mencatat kerja luar biasa, bukan yang biasa-biasa saja,” katanya.
3. Luruskan Niat, Jaga Hati.
Ia mengajak ASN untuk bekerja dengan tulus, bukan untuk kepentingan pribadi.
“Kalau niatnya benar, insyaallah segala urusan dimudahkan. Jangan mentang-mentang punya posisi, lalu menyulitkan orang lain,” ujarnya.
4. Permudah Urusan Orang Lain.
Amsakar menekankan pentingnya melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
“Jika kita membantu orang dengan tulus, Allah akan membalas dengan jalan yang lebih lapang. Hidup ini akan lebih ringan jika kita meringankan beban orang lain,” katanya.
Amsakar juga mengingatkan bahwa profesi ASN bukanlah jalan pintas untuk meraih kekayaan. Sebaliknya, profesi ini adalah jalan pengabdian yang penuh tanggung jawab dan integritas.
“Kalau orientasi kita mencari gaya hidup mewah, tempatnya bukan di ASN. ASN adalah jalan pengabdian,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya ASN memahami secara utuh tugas, fungsi, serta kondisi wilayah tempat mereka bertugas. ASN, kata dia, harus siap menjadi duta informasi dan pelayanan yang solutif bagi masyarakat.
“Sebelum mulai bertugas, pahami dulu di mana Anda ditempatkan, apa peran Anda, dan seperti apa Pemerintah Kota Batam. ASN harus siap menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Di akhir arahannya, Amsakar mengajak seluruh ASN untuk melakukan transformasi pola pikir dalam melayani. Ia menekankan bahwa masyarakatlah yang menjadi pusat perhatian.
“Berhenti berpikir kita ini penting bagi masyarakat. Mulailah berpikir bahwa masyarakatlah yang penting bagi kita. Amanah ini bukan hanya kepada negara, tapi juga kepada Allah SWT,” pungkasnya./Red.

