Sementara salah satu warga Batam lainnya turut berkomentar terkait pelayanan di Disdukcapil yang dianggapnya perlu perhatian dan pengawasan lebih ekstra lagi.
“Memang benar ngantrinya gak ketulungan, itupun nggak cukup satu kali datang ,sampai berkali kali, habis cuti gara gara ke disdukcapil …harus ada pengawasan lagi sepertinya…,” tulis seorang warga di salah satu grup Whatsapp, Jum’at (24/04/26).
Ia juga menyesalkan terkait buruknya pelayanan Disdukcapil Kota Batam yang membuat masyarakat akhirnya lebih memilih meminta bantuan calo dari pada mengurus sendiri.
“Karena ngantri kayak gitu akhirnya masyarakat pada buat ktp tembak, sekitar 400ribu sampai 600ribu…karena malas ngantri,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus menggali informasi lebih lanjut terkait Pelayanan di Disdukcapil Kota Batam dan mencoba untuk meminta tanggapan langsung dari Kadisdukcapil./Red.

