Ia menambahkan, aksi yang dilakukan warga RW 15 dengan menanam pohon pisang di jalan ini, guna menarik perhatian Lurah setempat, dan bahkan hingga pimpinan pemerintah kota Batam, yang masih dijabat oleh Muhammad Rudi.
Hal ini pun, Lurah Tembesi dan Camat Sagulung telah menghubungi Ketua RW 15 Perumahan Taman Anugrah yang menjabat saat ini.
Saat dihubungi media ini, Ketua RW 15, Suhendra menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan karena pemerintah Kota Batam dirasa kurang responsif terhadap persoalan warga. Persoalan sudah dihubungi Lurah dan Camat, ia mengatakan bahwa Lurah Tembesi akan sampaikan hal ini ke Pemko Batam.
“Ini alasan warga karena jalanan ini terlalu lama rusak parah. Jadi tindakan dari pemerintah kota Batam itu kurang dalam merespon. Cuma yang dikerjakan di sini dulu hanya cuma perapian saja,” kata Suhendra saat dihubungi media ini pada Minggu sore (19/11/23).
Suhendra kemudian menjelaskan, jalan ini semula adalah jalan provinsi, sekarang sudah beralih ke Pemko Batam.
Ia berharap, jalanan ini segera direalisasikan perbaikannya, tak hanya sebatas perapian saja seperti yang sudah-sudah.
“Kita minta secepatnya ini terealisasi. Kita tak mau lagi perapian, tapi kita minta semenisasi, sebab jalan tersebut di akses oleh beberapa warga, khusus di tiga perumahan,” pungkasnya.
(Red)

