Ia pun optimis bahwa roda organisasi dan tata kelola pemerintahan Kota Pekanbaru akan menjadi lebih baik hingga terpilihnya Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada Kota Pekanbaru tahun 2024 mendatang.
Meski demikan, Ia mengaku pada posisi kritis setiap kebijakan yang diambil oleh Muflihun sebagai Pj Walikota Pekanbaru nantinya.
“Check and balances itu penting untuk terus kita lakukan, agar Pemko Pekanbaru berada di track yang benar. Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Muflihun nantinya,” imbuh S. Hondro.
“Perlu saya ulangi, kita lebih mengapresiasi Mendagri Tito akhirnya mau mempertimbangkan putra daerah terbaik kembali untuk menjabat Pj Walikota Pekanbaru. Artinya, banyak putra daerah yang memiliki kapasitas untuk memimpin suatu daerah,” tutup S.Hondro./Red.

