
“Melalui #KEPRIHarmoni, APVI KEPRI mengedepankan sinergi dan solidaritas antara semua pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan konsumen, dan diharapkan menjadi penggerak utama dalam membangun kesadaran kolektif untuk mendukung pertumbuhan industri vape yang harmonis,” tuturnya.
Ia berharap, melalui pembentukan DPW APVI KEPRI, dapat terus mendukung industri vape di wilayah ini untuk tumbuh lebih kuat, responsif, dan berdaya saing.
“DPW APVI KEPRI berkomitmen untuk menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi daerah dengan program-program nasional APVI, sekaligus menciptakan inovasi-inovasi yang mendukung industri vape yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum APVI, Budiyanto menyampaikan, pembentukan DPW APVI KEPRI bukan hanya seremonial, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara industri, pemerintah dan masyarakat.
“Dengan pendekatan yang harmonis, kita bisa menjadikan Kepri sebagai model keberlanjutan industri vape di Indonesia,” tutupnya.
Tentang APVI
Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) didirikan pada tahun 2015 sebagai wadah pelaku usaha industri vape di Indonesia. Dengan lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. APVI berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang profesional, berdaya saing dan berkelanjutan seimbang dan kolaboratif. Selengkapnya https://apvi.id/./Red.

