Ia juga menambahkan bahwa akses komunikasi menjadi kendala besar.

“Di dusun-dusun nyaris tidak ada jaringan. Komunikasi hanya bisa dilakukan jika kita bergerak ke pusat kota,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, PP Prima DMI mengimbau dan mengajak seluruh aktivis organisasi, terutama mahasiswa di luar Pulau Sumatra, untuk turut serta dalam misi kemanusiaan ini.

Bantuan tenaga fisik sangat diharapkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

PP Prima DMI membuka koordinasi bagi relawan melalui jaringan organisasi dan posko yang telah dibentuk di daerah terdampak./Red.