Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) mendapat perhatian khusus dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Lewat perhatian khusus ini, diharapkan kondisi lingkungan di area bekas (eks) lahan tambang pasir ilegal yang selama ini mengalami eksploitasi dapat kembali pulih dan meningkatkan keselamatan operasional penerbangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota/Deputi Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait saat dikonfirmasi pada Sabtu (09/05). Dalam keterangannya, mengatakan, saat ini jajaran BP Batam tengah melakukan penutupan sejumlah lubang bekas galian yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“Dengan perkiraan total luas kegiatan pertambangan yang ditinggalkan dan perlu dipulihkan seluas 100 ribu meter persegi, dengan volume 347 ribu meter kubik. Saat ini proses penutupan bekas galian terus berlangsung. Untuk progresnya sampai dengan saat ini sudah mencapai 30 persen dan akan dilakukan penghijauan untuk kedepannya,” kata Ariastuty.