Selain itu, Amsakar menyoroti tantangan geografis Batam yang sebagian besar wilayahnya berupa laut. Menurutnya, menjaga perbatasan dan keamanan maritim memerlukan perhatian lebih dan kerja sama semua pihak.

“Alhamdulillah, Forkopimda Batam selalu mengedepankan kepentingan negara. Ini yang membuat Batam tetap aman dan terus berkembang,” tambahnya.

Menutup sambutan, Amsakar menyampaikan harapannya agar pertumbuhan ekonomi Batam bisa menembus angka 8 hingga 10 persen. Ia optimistis, target itu bisa dicapai dengan semangat kolektif.

“Kalau kita kompak, satu langkah dan satu tujuan, Batam bisa melampaui target nasional. Yang penting terus jaga kekompakan,” ujarnya.

Sementara ini, Letkol Marinir Andi Arif Mangkubumi menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama bertugas di Batam. Ia merasa bangga pernah menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan kota bersama unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).

“Batam adalah kota yang majemuk, namun penuh semangat kebersamaan. Saya bersyukur pernah menjadi bagian dari itu, memberi kontribusi sekaligus banyak belajar dari sinergi luar biasa bersama Forkopimda,” ungkapnya.

Letkol Marinir Tomas Febrianto, M.Tr.Opsla dalam sambutan perdananya memperkenalkan diri sebagai putra daerah asal Tanjung Balai Karimun. Ia berharap bisa melanjutkan sinergi yang telah terbangun di Batam.

“Saya mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak. Semoga saya bisa menjalankan tugas dengan baik di Batam,” ujar Tomas./Red.