Untuk mewujudkan visi tersebut, telah dirumuskan lima misi utama dan 15 program prioritas yang akan dijalankan secara bertahap dan terukur. Adapun tujuh tujuan pembangunan yang disusun mencakup peningkatan daya saing ekonomi nasional dan regional, peningkatan kualitas hidup dan SDM, reformasi birokrasi, pembangunan berkelanjutan, serta pelestarian budaya lokal.
Selain itu, Amsakar mengingatkan pentingnya sinergi antarpihak, baik antar perangkat daerah, dengan BP Batam, akademisi, pelaku usaha, hingga kementerian dan lembaga terkait untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mempercepat pembangunan infrastruktur serta peningkatan SDM, termasuk melalui Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
“Seluruh janji kampanye dan program prioritas yang telah kami sampaikan kepada masyarakat akan kami realisasikan dan terintegrasi di dalam RPJMD. Untuk itu, kami mengajak semua pihak memberikan masukan dan dukungan, agar RPJMD ini benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat Batam,” tutupnya.
Amsakar Achmad juga menyampaikan bahwa arah pembangunan Kota Batam saat ini sudah on the track. Pertumbuhan ekonomi dan IPM terus meningkat, angka pengangguran dan kemiskinan juga menurun. Ini menunjukkan penyelenggaraan pemerintahan kita berjalan sesuai jalur.
Ia menegaskan berbagai program sudah digulirkan, mulai dari bantuan lansia, subsidi SPP untuk siswa SD dan SMP, hingga cakupan UHC yang mencapai 93 persen.
“APBD Batam digelontorkan langsung kepada masyarakat. Bahkan pekerja rentan pun kita lindungi lewat BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.
Menutup sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya transformasi kepemimpinan yang berfokus pada pembangunan SDM.
“Daerah perbatasan seperti Batam harus dijaga oleh generasi hebat, dan itu dimulai sekarang. Jika kita semua sudah sehati, insyaallah Batam semakin jaya. Selamat berdiskusi dalam Musrenbang RPJMD ini. Wujudkan perencanaan yang sejalan dengan cita-cita kami,” tutup Amsakar./Red.

