“Saya tidak yakin Indonesia mampu menciptakan generasi emas 2045, jika program kepemudaan tidak ditata dan direncanakan dengan baik dibawah Kementerian Pemuda dan Olahraga. Alih-alih ingin melakhirkan Generasi Emas 2045, tapi dengan kondisi seperti saat ini yang terjadi adalah generasi cemas,” tegas Jusuf Rizal.
Untuk itu, Relawan Prabowo dan LSM LIRA meminta Prabowo hati-hati dalam memilih Menpora. Kalau kami menyodorkan Ryano Panjaitan yang kini menjabat sebagai Ketum KNPI untuk sebagai Menpora karena memiliki rekam jejak yang baik,” jelas Jusuf Rizal.
Dalam catatan redaksi, sosok Jusuf Rizal selain menjadi Relawan Prabowo sejak tahun 2014 dan Presiden LSM LIRA, juga memiliki rekam jejak di dunia olahraga sebagai Direktur Promosi dan Pemhinaan Usia Muda di PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Sempat menjadi calon Ketum PSSI menggantikan Agum Gumelar.
Jusuf Rizal merupakan Ketum Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara itu juga penggagas kompetisi sepakbila anak, Ligana (Liga Sepakbola Anak Indonesia) Milo, Liga Shampo Lifebuay, Liga Campina, Piala Extra Joss, Liga Pertamina hingga membawa Tim Sepakbola U-12 ke Kanga Cup di Australia secara mendiri.
Selanjutnya, menggagas APSSO (Asean Primary School Sport Olympiad) bekerja sama Kemendiknas (olimpiade olahraga beberapa cabang tingkat Asean di Jakarta). Kemudian, menggelar FOA (Festival Olahraga Anak) yang mempertandingkan 33 cabang olahraga permainan. Dari sinilah kemudian menjadi cikal bakal berdirinya FORMI (Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia)
Jusuf Rizal juga pernah menjadi staf khusus non sturuktural saat Menpora dijabat Akbar Tanjung, Hayono Isman dan Mahadi Sinambela bersama Iskandar Z. Adisapotra (Kakak Penyanyi Memes)./Red.

