Selain 300 pelaku UMKM dan IKM Nusantara ae-Indonesia, hadir juga sekitar 200 undangan kehormatan, mulai dari perwakilan kementerian, gubernur, anggota DPR, hingga bupati dan wali kota.
Koordinator Acara sekaligus anggota DPW DKI Jakarta, Israfil Munawarah mengatakan, kegiatan ini adalah langkah strategis untuk menyatukan visi, memperkokoh kolaborasi, dan merancang solusi atas masalah riil di lapangan.
“Esensi dari sebuah organisasi yang baik ialah kemampuan untuk memberikan dampak positif bagi semua kalangan, bukan hanya bagi mereka yang dekat dengan penguasa,” kata Israfil.
Israfil yang juga berprofesi sebagai dosen, secara khusus menyiroti peranan generasi muda Gen Z dalam membangun Indonesia melalui UMKM dan IKM Nusantara.
“Mereka adalah wajah sesungguhnya dari perjuangan. Pagi menjual, malam kuliah, jatuh-bangun mengumpulkan rupiah untuk modal, biaya pendidikan, dan membantu keluarga,” kaya Israfil.
Sebagai seorang dosen yang menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Israfil menyarankan kepada Ketua DPN UKM IKM Nusantara Hj. Chandara Manggih agar membuat program kerja yang tidak hanya fokus pada produk, juga pada pendidikan bagi pelaku usaha.
“Tema kita ‘Kokoh di Dalam Negeri, Bersinar ke Luar Negeri’, untuk bisa bersinar di kancah global, pelaku UKM IKM kita harus memiliki wawasan yang luas dan kekayaan intelektual. Pendidikan adalah motor penggeraknya,” ungkap Israfil./Red.

