Sebuah tayangan video yang sedang viral saat ini menjadi sorotan media ini di Kota Batam. Pasalnya, video berdurasi 2 menit 45 detik tersebut beredar di beberapa grup WhatsApp pada Kamis (10/04).
Viralnya video tersebut saat Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakilnya Li Claudia Chandra tengah menyidak salah satu lokasi proyek pembangunan, yang diduga tidak ada izin cut and fil.
Di video tersebut, seseorang yang dikenal sebagai aktivis di Kota Batam itu sedang berdialog dengan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakilnya Li Claudia Chandra, ia bernama Yusril Koto (YK). Dalam isinya, YK diduga tengah menghina profesi jurnalis/wartawan atau mengarah fitnah.
“Saya humas di sini, terlalu banyak wartawan yang mengganggu-mengganggu. Ujung-ujungnya minta duit,” ujar Yusril Koto dalam video tersebut.
Diketahui, proyek cut and fill itu milik PT Bintan Jaya Husada yang berada di wilayah Botania I, Kelurahan Belian. BP Batam menilai bahwa aktivitas perusahaan berjalan tanpa mengantongi izin resmi sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga pekerjaannya dihentikan untuk sementara.
Berikut cuplikan dari video viral tersebut

