Beredar kabar bahwa beberapa tempat Timezone yang ada di Kota Batam terindikasi dugaan prkatik perjudian. Pasalnya, maraknya perjudian di Kota Batam kini sudah tidak asing lagi terdengar di telinga masyarakat pada umumnya.

Dari pantauan sejumlah tim media sejumlah di lapangan pada hari Selasa (20/06/2023) sekira pukul 21.00 Wib, malam hari. Kuat dugaan bahwa beberapa Gelanggang Permainan (Gelper) seperti yang ada di SKY 88 Nagoya, Kota Batam terindikasi praktik perjudian.

Salah seorang warga yang sedang bermain, yang berhasil dimintai keterangan memberi tanggapannya terkait adanya permainan yang terindikasi praktik perjudian mengaku lantaran judi terselubung tersebut dapat beroperasi dengan lancar karena diduga belum ada tindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat tidak serius dalam pemantauan dan pengawasan serta penanganannya.

Diketahui, dalam dugaan praktik judi gelper ini mempunyai trik tersendiri dengan cara diberikan hadiah dalam bentuk rokok atau satu unit Handphone. Setelah salah satu pemain menukarkan koinnya. Kemudian, ditukarkan kepada salah seorang pekerja khusus bagian penukaran hadiah ke dalam bentuk Uang, yang tidak jauh lokasi penukaran tersebut di arena permainan.

“Hampir tiap hari saya mampir dan main ke sini dan hingga sekarang aman aman saja, bang” ucap seorang pemain yang enggan menyebutkan namanya itu.

Ditambahkan narasumber, Gelper ini beroperasi setelah kasus sambo sudah selesai vonisnya di Pengadilan Negeri (PN).

Sepatutnya kegiatan gelper seperti ini sudah menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Batam maupun Aparat Penegak Hukum (APH) di daerah dan pusat.

Dengan diturunkannya berita ini, tim media masih belum berhasil di konfirmasi ke pihak Pengusaha Gelper yang dituju, Pemerintah Kota Batam dan Aparat Penegak Hukum untuk dimintai keterangan lebih lanjut tentang kebenaran apakah Gelper di tempat – tempat seperti ini, baik pemukiman warga dan di ruko – ruko diizinkan buka dan bagaimana dengan izin keramaian apakah dibenarkan buka hampir 24 jam, hal ini masih tahap penelusuran tim media ini./Tim Red.