Dewi Kumalasari berharap bahwa kegiatan ini dapat menimbulkan rasa aman kepada kaum perempuan dan anak di Desa Resun. Hal ini mengacu pada Permendikbud nomor 46 tahun 2023 tentang pencegahan dan penanganan pencegahan kekerasan.

“Kami tahu bahwa akhir-akhir ini Indonesia tidak terkecuali Kepri darurat bullying. Oleh karena itu, kami memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak agar mereka dapat melindungi diri mereka sendiri dan saling menghargai,” tuturnya.

Kegiatan darmawisata Desa Resun ini akan berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 19 sampai dengan 21 Oktober 2023. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Resun sekaligus mempererat silaturahmi antara pemimpin dan masyarakat, serta antara sesama pengurus PKK dan LKKS.

Pada kesempatan yang sama, LKKS Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad juga menyerahkan 2.000 bibit cabai dan 100 goodie bag yang berisi masker, multivitamin, dan povidone iodine untuk PKK Kabupaten Lingga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lingga M. Nizar, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Rizky Faisal, Anggota DPRD Provinsi Kepri Kamaruddin Ali, Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga Marathusholiha Nizar, dan Ketua DWP Kabupaten Lingga Kamariah.

(Red)