Tetapi yang paling utama adalah terkait perizinan dan program dalam menciptakan iklim berusaha yang baik. Selanjutnya acara dilakukan sesi tanya jawab bersama beberapa Staf perizinan dan penanaman modal.
Dalam penilaian ini HIPMI menyarankan supaya pelayanan dan sosialisasi kepada masyarakat di tingkatkan. Agar program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bisa dipermudah proses serta pelayanannya. Sehingga bisa menjadi daya tarik para investor untuk datang berinvestasi ke Kota Gunungsitoli.
“DPMPTSP ini adalah salah salah gerbang kemajuan ekonomi Kota Gunungsitoli, kita harus bersama-sama memperkuat agar investasi dapat semakin banyak yang masuk,” demikian pungkas Markus Mengakhiri.
(Juli Berkat Bate’e)

