Ketua Yayasan Al Fadlu 7: “Santri Kami Terus Berprestasi dan Menghafal Al-Qur’an”
Dalam kesempatan yang sama, Kamaluddin, Ketua Yayasan Al Fadlu 7 sekaligus Ketua DPRD Kota Batam, menyampaikan apresiasi mendalam kepada BTN atas kepedulian yang diberikan.
Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan belajar dan kesejahteraan santri.
“Kami berterima kasih kepada Bank BTN, baik di Batam maupun pusat. Bantuan ini bukan sekadar sembako, tapi bentuk kasih sayang kepada anak-anak kami. Insya Allah akan menjadi berkah, karena dimakan oleh para santri yang belajar dan menghafal Al-Qur’an,” tutur Kamal penuh haru.
Kamal pun mengenang perjuangan awal berdirinya pondok tersebut.
“Pondok ini kami dirikan pada 18 Maret 2023, dengan gotong royong bersama para sahabat. Santri pertama kami masuk pada Juli 2023, sebanyak 77 anak. Kini, mereka sudah duduk di kelas 7 hingga 9. Banyak yang sudah khatam Al-Qur’an hingga 11 juz, dan Alhamdulillah, mereka juga sering menjuarai lomba di luar pondok,” jelasnya bangga.
Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Komisaris BTN membawa semangat tersendiri bagi para santri.
“Anak-anak begitu bahagia. Mereka menyambut bukan karena acara, tapi karena merasa disapa oleh sosok yang peduli. Semoga program CSR BTN ini terus berlanjut, karena manfaatnya sangat dirasakan,” pungkasnya.
Menebar Manfaat, Menyulam Harapan
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis paket sembako kepada perwakilan santri. Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti acara tersebut.
Seperti pepatah Melayu yang sarat makna, “Yang berbudi akan dikenang, yang berbakti akan disayang.”
Melalui langkah kecil namun bermakna ini, Bank BTN kembali membuktikan bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud kasih dan kepedulian terhadap masa depan bangsa./Red.

