Dari keterangan pihak BPJS bahwa Maxim perolehan data masih manual, itupun pihak BPJS yang beralamat di Gedung Graha Nagoya Mas di Jl. Imam Bonjol Nagoya Batam diberikan Space Posko di kantor untuk pendataan input manual.

Ketum ADOB, Djafri Rajab berharap BPJS dan ADOB bisa dan terus bekerja sama dengan baik untuk memastikan program perlindungan BPJS Tenaga Kerja yang di cover pemerintah bisa berjalan sebagaimana mestinya dan manfaat program tersebut bisa benar-benar berjalan sesuai harapan, mengingat beberapa pekan ini rekan driver mengalami musibah kecelakaan bahkan sampai kehilangan nyawa.

“BPJS yang bekerja sama dengan Rumah Sakit harus bisa memastikan bahwa pelayanan dan penanganan lebih profesional tanpa ada perbedaan dengan jaminan/asuransi kesehatan lainnya,” pungkasnya./Red.