Aliansi Driver Online Batam (ADOB) menggelar pertemuan dengan BPJS Cabang Batam Nagoya di Atok’s Coffee Teluk Tering, Kota Batam Kepulauan Riau, pada Kamis (27/02/2025).

Pertemuaan sekaligus silaturahmi mengenai perkembangan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Mengingat bahwa dalam bulan ini, sebanyak dua Driver Ojol (Ojek Online) Batam mengalami laka lantas hingga meninggal dunia.

Adapun salah satu tujuan pertemuan tersebut, yakni terkait data Mitra Ojek Online (Ojol) yang sudah masuk. Data sementara yang disampaikan oleh Pihak BPJS, Grab sebanyak 3900 orang, Maxim hanya 200 orang.

Sementara Gojek data berupa No NIK aja sehingga membuat kesulitan BPJS dan pemerintah untuk menelusuri kepastian sebagai warga Batam data berupa NIK ±4000-an.

Dari keterangan pihak BPJS bahwa Maxim perolehan data masih manual, itupun pihak BPJS yang beralamat di Gedung Graha Nagoya Mas di Jl. Imam Bonjol Nagoya Batam diberikan Space Posko di kantor untuk pendataan input manual.

Ketum ADOB, Djafri Rajab berharap BPJS dan ADOB bisa dan terus bekerja sama dengan baik untuk memastikan program perlindungan BPJS Tenaga Kerja yang di cover pemerintah bisa berjalan sebagaimana mestinya dan manfaat program tersebut bisa benar-benar berjalan sesuai harapan, mengingat beberapa pekan ini rekan driver mengalami musibah kecelakaan bahkan sampai kehilangan nyawa.

“BPJS yang bekerja sama dengan Rumah Sakit harus bisa memastikan bahwa pelayanan dan penanganan lebih profesional tanpa ada perbedaan dengan jaminan/asuransi kesehatan lainnya,” pungkasnya./Red.