Amsakar menyebut pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

Sementara itu, realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Pada Triwulan I Tahun 2026, investasi di Batam juga mengalami pertumbuhan hingga 103 persen. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kota Batam berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional.

“Capaian ini bukan semata hasil kerja kepala daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga seluruh elemen masyarakat. Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Meski berbagai capaian berhasil diraih, Pemerintah Kota Batam, lanjut Amsakar, tetap fokus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat secara bertahap. Beberapa di antaranya terkait distribusi air bersih, penanganan banjir melalui koordinasi drainase bersama BP Batam, hingga optimalisasi pengangkutan sampah.

Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026 mendatang.

“Insyaallah tanggal 20 Mei saya masuk asrama haji dan tanggal 21 Mei berangkat ke Tanah Suci. Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran,” ucapnya.

Selama menjalankan ibadah haji, Amsakar menitipkan roda pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta DPRD Kota Batam terus mendukung jalannya program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah anggota DPRD Kota Batam./Red.