Di hadapan ratusan warga yang hadir, Amsakar juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Kota Batam. Momentum Halal Bihalal, menurutnya, menjadi ruang untuk menyatukan visi dan menghapus perbedaan.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, kami memohon maaf lahir dan batin. Mari kita bersihkan hati dan bangun Batam dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai pasca-Ramadan serta menjauhi prasangka negatif yang dapat menghambat persatuan.
Di kesempatan sama, Amsakar juga menyampaikan capaian pembangunan Batam dalam satu tahun terakhir, di antaranya realisasi investasi yang mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 98,3 menjadi 98,8.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, serta Batam masuk dalam enam kota nominator nasional dalam penurunan tingkat pengangguran terbuka.
Usai kegiatan Halalbihalal, Amsakar juga meresmikan Kantor Lurah Tanjung Sengkuang yang ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan pemotongan tumpeng./Red.

