Tetap tenang di masa sulit bukan berarti kita tidak punya masalah, melainkan kita percaya ada Allah yang lebih dari setiap badai.

Tenang adalah wujud iman, bahwa sekalipun dunia bergoncang dan hati manusia gemetar, Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali hidup kita.

Dalam Mazmur 46 ayat 2 – 3 dikatakan “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, penolong yang terbukti dalam kesesakan. Sebab itu, kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung – gunung goncang di dalam laut”.

Berikut ini ada 4 (empat) hal yang dapat dilakukan untuk tetap tenang di masa sulit, sebagai berikut :

1. Tenang Karena Allah adalah Perlindungan (Mazmur 46 : 2a)

Allah itu bagi kita tempat perlindungan, artinya tempat aman, tempat berlindung dari bahaya, dan tempat untuk bersembunyi. Allat tidak hanya memberi perlindungan, tetapi Dialah perlindungan itu sendiri.

Tenang bukan berarti masalah kecil, tapi karena kita tahu ada tempat aman (perlindungan) yang tidak tergoncangkan, yaitu Tuhan sendiri.

2. Tenang Karena Allah adalah Kekuatan (Mazmur 46 : 2a)

Allah itu bagi kita kekuatan, artinya tenaga, daya tahan, kekuatan moral dan rohani maupun fisik, juga keteguhan hati. Tuhan adalah kekuatan yang aktif menopang hidup umat-Nya.

Kesulitan hidup mungkin melemahkan kita, tapi kuasa Tuhan sanggup menguatkan kita untuk tetap berdiri. Tenang bukan berarti kuat, tapi karena menerima kekuatan dari Tuhan.

3. Tenang Karena Allah adalah Penolong yang Terbukti (Mazmur 46 : 2b)

Penolong yang terbukti dalam kesesakan, artinya pertolongan, dukungan, bantuan yang aktif. Kata terbukti menunjukkan sesuatu yang sudah diuji, nyata, bisa percaya dan menunjukkan rekam jejak.

Pemazmur tidak berbicara tentang harapan kosong, tetapi pengalaman nyata. Pertolongan Allah bukan kebetulan, melainkan konsisten, bisa diandalkan dan nyata. Tuhan bukan hanya sumber teori pertolongan, tetapi penolong yang terbukti dalam kehidupan.

Ingat kembali jejak pertolongan Tuhan di masa lalu sebagai alasan untuk tetap tenang hari ini, menghadapi masa kini. Pertolongan Tuhan bukan sekedar janji, tapi sudah terbukti dalam hidup kita.

4. Tenang Karena Iman Lebih Besar dari Ketakutan (Mazmur 46 : 3)

Ketakutan dan keraguan (fear and doubt) sering membuat masalah kecil kelihatan besar bahkan perasaan palsu nampaknya nyata. Sebab itu, kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung – gunung goncang di dalam laut, artinya rasa takut, gentar dan cemas.

Kita tidak akan takut, bukan karena situasi baik, tetapi karena iman kepada Allah yang berdaulat. Tenang bukan berarti masalah hilang, tapi hati tetap percaya pada Allah yang memegang kendali atas segala sesuatu.

Oleh karena itu, tetap tenang di masa sulit karena Allah adalah Perlindungan, Kekuatan, Penolong yang Terbukti dan Karena Iman Lebih Besar dari Ketakutan.

Sumber : Pdt. Rindra, M.Div.,M.MTh
Editor : Red.