Maka dari itu Amsakar mengajak masyarakat Kota Batam untuk mengurangi produksi sampah harian. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan cara bawa tas belanja sendiri saat berbelanja. Juga melakukan pilah sampah melalui bank sampah, dari hasil pilah sampah bisa menambah nilai ekonomis bagi masyarakat.
” Saya harap kita bersama-sama dapat menyelesaikan masalah sampah ini, pemerintah tidak bisa menyelesaikannya sendiri, harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat, ” lanjutnya.
Dari penghematan efisiensi 130 milyar kemarin Pemerintah Kota Batam akan membelikan 1 unit buldozer tambahan lagi, setelah sebelumnya sudah diadakan 14 truk arm roll, dan akan datang juga 40 unit bin kontainer yang akan dibagikan ke 9 kecamatan. Namun penambahan sarana dan prasarana ini perlu dibarengi degan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sebarangan.
” Menambah sarana dan prasaran tetapi tidak diikuti kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya ini sama saja dengan kerja bohong, ” ujar Amsakar./Red.

