Kedatangan Walikota Batam, Dr. Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra membawa kabar baik untuk masyarakat.

Hal disampaikan Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Dr. Amsakar Achmad saat tiba di Gedung VVIP Bandara Hang Nadim, Kota Batam, pada Sabtu (01/03), seusai mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer Magelang.

Sebelumnya, Amsakar Achmad bersama Li Claudia dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Batam oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025. Usai dilantik, langsung mengikuti Retreat di Magelang, Jawa Tengah.

Kini, Amsakar telah berhasil menyelesaikan Retreat atau orientasi kepemimpinan bagi Kepala Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri. Program yang dilaksanakan dari tanggal 21 hingga 28 Februari 2025.

Kegiatan orientasi ini diikuti oleh para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam orientasi ini, Amsakar Achmad mendapatkan berbagai materi mengenai kepemimpinan, manajemen pemerintahan, serta strategi pengelolaan daerah yang efektif dan efisien.

“Alhamdulillah, kami telah menyelesaikan orientasi kepemimpinan ini dengan baik. Program ini sangat bermanfaat bagi kami para kepala daerah untuk memperdalam pemahaman dalam mengelola pemerintahan daerah dan memperkuat kapasitas kepemimpinan kami. Kami diberi wawasan baru tentang cara memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan ini tentu akan sangat membantu dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat,” ungkap Amsakar.

Selama orientasi, peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan pembangunan. Amsakar menyebutkan bahwa acara ini tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi juga mempererat hubungan antar kepala daerah melalui diskusi dan berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kami semua sebagai kepala daerah dapat membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik. Hal ini penting, karena untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, kita membutuhkan kerjasama antara pusat dan daerah,” tambahnya.

Orientasi kepemimpinan ini juga menyuguhkan berbagai sesi interaktif dan simulasi kepemimpinan yang dirancang untuk melatih peserta dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada di wilayah masing-masing. Amsakar berharap bahwa setelah mengikuti program ini, dirinya dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dalam menjalankan pemerintahan di Batam.

Selain itu, orientasi kepemimpinan di Akademi Militer Magelang ini juga mengedepankan aspek penting dalam memperkuat ideologi Pancasila, meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia di pemerintahan, serta mempersiapkan pemimpin daerah yang siap menghadapi tantangan global.

“Kami sangat bersyukur dapat mengikuti program ini. Kami percaya, dengan bekal yang kamu peroleh di sini, kami dapat lebih siap dalam memimpin Batam ke arah yang lebih baik, sesuai dengan visi dan misi kami dalam memajukan kota ini,” ujar Amsakar.

Dengan kelulusan dari orientasi kepemimpinan ini, Amsakar Achmad diharapkan dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk terus berinovasi dalam membangun Batam serta berkontribusi pada kemajuan Indonesia secara keseluruhan./Red.