Amsakar juga menyebutkan, peran camat dan lurah menjadi ujung tombak penanganan di lapangan. Menurutnya, data yang akurat, perencanaan anggaran yang tepat, serta pengawasan yang ketat menjadi kunci keberhasilan percepatan penanganan sampah.
“Penanganan sampah bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab kita semua. Dengan semangat gotong-royong, segala upaya akan lebih mudah diselesaikan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Amsakar kembali mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebagai kota yang terus tumbuh dan berkembang, kita harus memiliki karakter malu membuang sampah sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita,” serunya./Red.

