“Jangan ragu-ragu, yang melanggar, tindak. Sekali lagi, semua institusi pemerintah harus bekerja dengan baik. Kita harus menghilangkan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik yang menghambat perjalanan ekonomi kita,” tambahnya

Mantan Menteri Pertahanan itu pun menegaskan bahwa jajaran pemerintah tidak boleh bekerja dengan santai. Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat, jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha.

Sementara Presiden LSM LIRA, KRH HM. Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak saat dimintai komentarnya secara terpisah terkait masukan LSM LIRA yang ditanggapi positif Presiden Prabowo untuk mencopot Dirjen Bea Cukai, Djaka Budi Utama, menilai jika Prabowo memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Tadinya, LSM LIRA selaku lembaga penggiat anti korupsi, lanjut Jusuf Rizal, Ketum Ormas Madas Nusantara itu, ragu jika Prabowo langsung meminta Menteri Keuangan mencopot Dirjen Bea Cukai, karena masuknya Djaka Budi Utama diambil dari institusi TNI, justru untuk memberantas korupsi dan penyelundupan.

Namun Prabowo dinilai objektif, sebab kinerja Dirjen Bea Cukai memang sangat tidak baik, sehingga memunculkan desakan pencopotan oleh LSM LIRA./Red.