Sahabat,
Hari-hari ini kita harus berani menarik garis yang tegas dalam menjalani hidup ini.
Pilihan hanya ada 2, yakni :
Menjadi sekutu Allah atau menjadi musuh Allah.
Sebagai sekutu Allah, maka itu akan kita buktikan lewat kehidupan doa kita. Pertanyaannya:
Seberapa Intimkah kita dengan Tuhan sebagai sekutu-Nya ?
Hari ini (Minggu) di hari Sabatnya Tuhan, merupakan kesempatan emas buat kita semua untuk kembali berkomitmen sebagai sekutu Allah yang taat, tunduk dan setia sampai Dia berkata: pulanglah anakku.
Jadi, jangan larut dengan pilihan pilkada, tapi pastikan pilihan kita adalah Tuhan yang berdaulat atas segalanya.
Dalam Yakobus 4:4 dikatakan :
“Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah”.
Penulis : Red
Sumber : Pdt. Iskandar Dachi

