Ia juga mengimbau para relawan agar melakukan penggalangan dana dengan cara yang santun, tidak memaksa, serta memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Lakukan penggalangan dana dengan cara yang baik, tidak memaksa, memberikan pemahaman dengan tepat, dan tetap menjaga kelancaran lalu lintas,” tegasnya.
Selain itu, Firmansyah meminta camat dan lurah menggali potensi dukungan di wilayah masing-masing melalui perangkat RT/RW, sehingga capaian penggalangan dana dapat dimaksimalkan.
Dalam aksi kemanusiaan ini, Pemko Batam mengerahkan berbagai unsur pemerintahan dan relawan, di antaranya BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Tagana, Pramuka, dan Karang Taruna. Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh asisten, kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Batam.
Aksi ini menjadi bukti bahwa Batam tidak hanya bergerak cepat dalam respon sosial, tetapi juga bersatu menunjukkan solidaritas untuk menguatkan sesama di tengah musibah kemanusiaan./Red.

