“Keberhasilan tidak mungkin dicapai tanpa kerja sama. Susunan pengurus LPTQ Kota Batam telah diselaraskan dengan struktur LPTQ Provinsi Kepri dan cabang-cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQH. Dengan begitu, pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan fokus,” ujar Firmansyah.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk berkomitmen dan mendedikasikan diri dalam mengemban amanah organisasi. “Mari kita bersama-sama mewakafkan diri untuk berkiprah dan berkontribusi sebagai pengurus LPTQ Kota Batam,” katanya.

Terkait pembinaan sumber daya manusia, Firmansyah menilai Batam memiliki banyak bibit unggul. Tantangannya kini adalah memperkuat pembinaan di setiap bidang agar prestasi terus meningkat.

Ia menambahkan, pendanaan LPTQ Kota Batam selama ini bersumber dari APBD Kota Batam melalui dana hibah Bagian Kesejahteraan Rakyat. Karena itu, ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pembinaan.

Ke depan, pengurus LPTQ Kota Batam akan dihadapkan pada agenda besar, yaitu persiapan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Kota Batam tahun 2026, sekaligus mempertahankan gelar juara umum pada MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

“Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita semua,” tutup Firmansyah./Red.