Sementara itu, Ketua Dewan Pembina yang juga Dekan FH Untar Prof Dr Ahamad Sudiro, SH, MKn, MM mengatakan bahwa cita-cita pendiri bangsa terdahulu adalah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara hukum.

Namun, ia melihat dalam faktanya sampai saat ini Pancasila sebagai falsafah bangsa dan sumber dari segala sumber hukum belum diimplementasikan secara baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Itu bisa dilihat dari ketidakadilan dalam distribusi penegakan hukum di Indonesia. Dalam rangka HUT PERADIN ke-59, dengan tema Peran Advokat dalam advokasi Pemilu 2024 sejalan dengan profesi advokat sebgai The Guardian of constitution, maka sudah barang tentu peran advokat sangat penting dalam terselenggaranya Pemilu yang adil dan berkeadaban,” ungkapnya.

“Adapun salah satu yang bisa dilakukan advokat ialah mengadvokasi hak politik masyarakat agar mencapai kesetaraan dalam hal hak politik pada Pemilu mendatang,” sambungnya.

Terakhir, besarnya kegiatan ini juga mendapat atensi khusus dari Sekjen PERADIN Dr. Hendrik E. Purnomo.

Ia mengharapkan kegiatan ini di samping menjadi momen refleksi PERADIN dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia, juga sebagai bagian dari upaya menjaga soliditas internal organisasi.

“Akhirnya, besar harapan kami, semoga acara ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, HUT PERADIN ke-59 ini sekaligus mengundang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Besar kemungkinan, putra sulung Presiden Joko Widodo itu turut hadir dalam kegiatan tersebut.

(Red)