“Tahun pertama kepemimpinan harus menjadi tahap penyesuaian. Seluruh dokumen perencanaan harus selaras dan linier dengan visi-misi serta program prioritas yang telah kami rancang,” ujar Amsakar.

Diketahui, pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra mengusung visi “Batam Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan di Asia Tenggara”. Visi ini didukung oleh 15 program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan dalam lima tahun ke depan.

Amsakar juga menyoroti keunggulan Batam dibandingkan kota-kota lain di Indonesia. Menurutnya, dengan adanya insentif fiskal yang tidak dimiliki daerah lain, Batam memiliki peluang besar untuk menjadi kota yang lebih maju dan berdaya saing tinggi di kawasan Asia Tenggara.

“Persaingan kita bukan lagi dengan kota-kota di Indonesia, melainkan dengan kota-kota besar di Asia Tenggara. Dengan segala keunggulan yang kita miliki, sudah sepatutnya Batam menjadi yang terdepan,” pungkasnya.

Bimtek ini akan berlangsung selama dua hari, diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang solid dan terarah demi mewujudkan Batam yang lebih maju dan berdaya saing global./Red.