Faktanya, klaim yang dimuat dalam pesan berantai tersebut tidaklah benar. Dilansir dari turnbackhoax.id, setelah dilakukan penelusuran dengan menghubungi langsung Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Ponpes Dalwa memang tidak mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus karena “trauma” ketika mendirikan TPS khusus pada tahun 2019.
Sebanyak 1300 santri dari Ponpes Dalwa juga telah mengurus pindah memilih di TPS sekitar ponpes. Ponpes Dalwa juga menyatakan akan memulangkan santrinya agar dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Sumber: Kominfo.com.id
(Red)

