Proses lelang dua ponton HDPE ini sudah selesai dan material ponton HDPE untuk pelabuhan Tarempa sedang dalam perjalanan menuju Tarempa. Adapun material ponton HDPE untuk pelabuhan Pantai Indah Kijang sedang proses pengiriman dari pabrik menuju pelabuhan Sunda Kelapa untuk selanjutnya menuju Kijang.
Anggaran yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk ponton HDPE di Pelabuhan Tarempa adalah sebesar Rp2,284 miliar, sementara untuk ponton HDPE di Pelabuhan Pantai Indah anggarannya berjumlah Rp2,225 miliar.
Pemerintah Provinsi Kepri di tahun 2022 juga sudah membangun tiga ponton HDPE yaitu di Pelabuhan Bandara Tambelan, Sedanau Kabupaten Natuna, dan Pelabuhan Tanjung Buton Daik Kabupaten Lingga. Anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk pembangunan tiga ponton HDPE di Tahun 2022 mencapai Rp6,5777 miliar.
Seluruh pembangunan ponton HDPE tersebut dilakukan untuk mengatasi konektivitas wilayah yang menjadi tantangan terbesar Pemerintah Provinsi Kepri dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ansar Ahmad secara konsisten terus memperjuangkan agar pemerintah pusat membantu sektor transportasi di Provinsi Kepri. Hasilnya Kementerian Perhubungan memberikan KMP Bahtera Nusantara 03 untuk melayani rute
Tanjung Uban-Tambelan-Sintete. Kemenhub juga mengalokasikan biaya subsidi sebesar Rp11,57 miliar untuk pengoperasian KMP Bahtera Nusantara 03.
“Kunci mengatasi luasnya wilayah di Kepri itu ada di infrastruktur transportasi dan armadanya, kita selalu upayakan agar dua hal tersebut benar-benar hadir di Kepri. Kami mohon dukungan dan doa masyarakat Kepri untuk ini,” kata Ansar.
(Red)

