Ia berharap kegiatan seperti itu, terus digelar agar cita rasa khas Melayu semakin dikenal luas, tidak hanya di Batam, tapi juga di tingkat nasional.

“Kita harap ini dibumikan lebih luas. Bahwa ada yang istimewa di Batam, yaitu asam pedas,” ucapnya.

Selain memperkenalkan kekayaan kuliner lokal, Amsakar menilai Pekan Rasa Melayu juga memberi dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Kegiatan yang melibatkan pelaku usaha dan masyarakat ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi daerah.

“Event seperti ini bukan hanya memperkenalkan cita rasa khas Melayu, tapi juga menggerakkan sektor pariwisata. Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat pun ikut bergerak,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, semakin sering Batam menjadi tuan rumah berbagai kegiatan budaya dan kuliner, semakin besar pula peluang kota ini menjadi destinasi unggulan di kawasan perbatasan.

“Semakin banyak event, semakin banyak orang datang ke Batam. Karena itu, mari kita terus bersatu dan saling memperkuat agar Batam semakin dikenal, bukan hanya sebagai kota industri, tapi juga kota tujuan wisata,” ujarnya./Red.